English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean

Join The Community

Premium WordPress Themes

Sabtu, 08 Januari 2011

Cabai Tidak Sekedar Pedas Tapi Ada Manfaat Kesehatannya



img
foto: Thinkstock
Harga cabai yang melonjak luar biasa akhir-akhir ini membuat orang harus berpikir ulang untuk masak yang pedas-pedas. Tapi banyak menu makanan yang terasa hambar jika disantap tanpa sambal. Dan ternyata banyak manfaat cabai bagi kesehatan bukan hanya sekedar pemberi rasa pedas.

Cabai merupakan jenis sayur-sayuran yang banyak mengandung senyawa capsaicin sehingga rasanya pedas. Senyawa ini punya sejumlah khasiat antara lain sebagai pereda rasa sakit, anti radang dan peningkat nafsu makan.

Dr Ari Fahrial Syam, konsultan lambung dan pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo mengatakan cabai juga baik bagi saluran pencernaan. Bagi yang mengalami sembelit, cabai dapat meningkatkan gerak peristaltik usus sehinga memperlancar proses buang air besar.

Bagi metabolisme tubuh secara keseluruhan, cabai membuat proses pembakaran kalori berlangsung lebih efisien. Menurut Dr Ari, cabai dengan manfaat tersebut bisa digunakan untuk mendukung diet yang bertujuan mengontrol berat badan.

"Selain mengandung capsaicin, cabai juga mengandung Vitamin C, Vitamin A, mineral, antioksidan dan serat. Banyak manfaat yang kita dapat jika mengkonsumsi cabai. Petinju misalnya, akan lebih semangat jika mengkonsumsi cabai," tulis Dr Ari dalam email yang diterima detikHealth, Jumat (7/1/2011).

Mengingat begitu banyak manfaat yang bisa diperoleh dari cabai, Dr Ari mengatakan tidak setuju dengan anjuran untuk membatasi konsumsi cabai. Anjuran tersebut muncul terkait kenaikan harga cabai yang mencapai Rp 100 ribu/kg belakangan ini.

Meski begitu, Dr Ari berpesan agar berhati-hati mengonsumsi cabai jika punya riwayat sakit maag. Saat gejala menyerang, sebaiknya hindari makanan pedas dan asam. Baru setelah gejala maagnya sudah membaik, makan cabai tidak masalah asal tidak berlebiha.
- detikHealth

Akibat-akibat Keseringan Mengupil



img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Bagi beberapa orang mengupil adalah kegiatan yang mengasyikkan atau menyenangkan. Tapi mengupil terlalu sering ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan dan tubuh seseorang.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim peneliti dari Wisconsin dengan melibatkan 200 partisipan, diketahui bahwa rata-rata seseorang mengupil sebanyak 4 kali sehari yang dilakukan saat sedang senggang atau santai.

Mengupil adalah kegiatan yang positif karena membantu membersihkan hidung dari kotoran atau benda asing yang masuk dengan menggunakan jari. Meskipun kegiatan yang umum, tapi bagi budaya tertentu cenderung tabu karena bisa menimbulkan perasaan jijik dan geli.

Upil yang ada di hidung sebenarnya terbentuk dari lendir yang mengering. Membran mukosa di rongga hidung akan terus menerus menghasilkan lendir basah yang berfungsi menghilangkan debu dan benda-benda asing lainnya yang masuk ke hidung. Lendir yang mengering ini akan menyebabkan sensasi iritasi yang kadang menimbulkan rasa gatal dan memicu orang untuk mengupil.

Seperti dikutip dari eHow, Jumat (7/1/2010) ada beberapa alasan yang membuat seseorang harus mengupil, yaitu:

Sedang bengong atau memikirkan sesuatu
Penyebab paling umum orang mengupil terjadi ketika seseorang sedang tidak memikirkan apa-apa, bingung atau bosan. Tindakan ini hampir sama dengan kebiasaan menggigit kuku atau mengisap jempol, karenanya tak jarang orang tanpa sadar melakukannya di depan umum.

Menghilangkan iritasi
Hidung memiliki kecenderungan menjadi kering dan teriritasi oleh hal-hal seperti alergi, bahan kimia dan polusi udara. Saat hidung mengalami iritasi, maka akan timbul rasa gatal dan keinginan untuk menggaruk melalui cara mengupil.

Untuk menghilangkan sekresi hidung
Ketika sedang pilek, infeksi sinus dan alergi bisa menyebabkan sekresi hidung atau lendir meningkat. Sekresi ini seiring waktu akan mengering yang membuat seseorang sulit bernapas. Karenanya seseorang akan mengupil untuk membuat napasnya lega dan menghilangkan penumpukan lendir.

Gangguan obsesif-kompulsif
Salah satu tanda gangguan obsesif kompulsif adalah suka mengupil yang disebut dengan rhinotillexomania. Mengupil dilakukan untuk meringankan perasaan-perasaan negatif yang mengganggu pikirannya, karenanya seringkali ia mengupil di depan umum dan tidak melihat kondisi di sekitarnya. Orang dengan gangguan ini membutuhkan bantuan medis atau psikolog.

Satu hal yang pasti adalah selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah mengupil, memotong kuku dan jangan menarik upil terlalu keras agar tidak melukai lapisan di dalam hidung.

Tapi jika seseorang terlalu sering mengupil bisa menyebabkan hidung menjadi kering yang dapat memicu perdarahan. Hal ini karena secara alami hidung tetap membutuhkan pelumas setiap saat untuk mencegahnya dari kekeringan.

Sedangkan jika seseorang jarang mengupil, maka lendir yang bercampur dengan kotoran tersebut akan semakin mengeras yang menghambat pernapasan (sulit bernapas) serta membuat hidung tidak lagi bisa efektif menyaring benda-benda asing dari luar.

Akibat keseringan mengupil adalah:

1. Mudah terkena flu
Virus flu bisa melewati selaput lendir yang salah satunya terdapat di dalam hidung. Memasukkan jari-jari yang terkontaminasi virus ini ke dalam hidung bisa menyebabkan seseorang terkena flu yang disebabkan oleh diri sendiri. Dalam beberapa hari ke depan, seseorang bisa saja mengalami flu, tenggorokan gatal dan serangan bersin-bersin.

2. Mimisan
Jika terlalu sering mengupil atau mengupil dengan keras bisa  menyebabkan kerusakan pada lapisan di hidung yang berfungsi melindungi tubuh dari bakteri dan benda-benda asing di udara, sehingga memicu terjadinya mimisan.

3. Infeksi
Selain infeksi virus flu, terlalu sering mengupil menyebabkan kuman dan bakteri lebih mudah masuk ke hidung dan menyebar ke bagian tubuh lain.

4. Merontokkan rambut hidung
Ketika mengupil secara konsisten dna terus menerus akan menyebabkan rambut hidung rontok. Padahal rambut ini memiliki fungsi penting untuk menyaring debu dan polutan di udara. Tanpa rambut hidung akan membuka jalan bagi semua jenis penyakit dan infeksi masuk ke dalam tubuh.

5. Bisa meninggal
Kondisi ini bisa terjadi jika seseorang berusaha mengeluarkan upil yang besar. Karena di dalam hidung ada tulang yang disebut tulang ethmoid, tulang ini memisahkan hidung dari otak. Jika saat mengupil seseorang menusuk tulang ini, maka cairan di otak bisa bocor yang menyebabkan meningitis.
~detik.com

10 Film Terburuk Tahun 2010

sKapanLagi.com - Kalau ada yang terbaik, mau tak mau harus ada pula yang terburuk. Dari ratusan film yang diproduksi Hollywood sepanjang tahun 2010, sebagian memang tidak bisa dibilang sebagai film berkualitas. Beberapa dari film yang gagal meraih simpati kritikus ini memang benar-benar sebuah film gagal, artinya dari sisi penjualan pun mereka tak bisa dibilang menguntungkan. Sisi baiknya, beberapa dari film yang gagal ini ternyata masih mampu memancing minat penonton untuk berbondong-bondong datang ke gedung bioskop. Mau tau film-film yang masuk dalam kategori film terburuk sepanjang tahun 2010 ini? Simak daftar berikut ini.(kpl/roc)
01. TEKKEN
Sejarah memang sudah membuktikan kalau dari sekian banyak sumber materi, video game adalah sumber yang paling sulit divisualisasikan menjadi sebuah film layar lebar. Berbagai faktor termasuk hilangnya interaksi membuat film adaptasi game jadi proyek yang selalu gagal. Anehnya, fakta itu toh tak menghalangi studio untuk mengangkat game ke layar lebar termasuk proyek TEKKEN ini. Selain karena alur kisah yang datar dan sangat tipis, karakter yang diangkat pun tidak terasa benar-benar hidup.Baca resensi selengkapnya


TEKKEN
02. VAMPIRES SUCK
Konon, menertawakan orang lain adalah obat mujarab menghilangkan stres. Mungkin dari dasar 'filosofi' itu pula banyak film parodi dibuat. Beberapa sukses, tapi tak jarang pula yang gagal. VAMPIRES SUCK ini termasuk film parodi yang gagal. Bermaksud menertawakan demam TWILIGHT yang sedang melanda dunia namun hasilnya malah menjadikan film ini jadi tontonan yang konyol. Humor yang disajikan sama sekali tidak cerdas sementara alur kisah pun hanya ada untuk merangkai setiap adegan yang sudah direncanakan terlebih dulu.Baca resensi selengkapnya


VAMPIRES SUCK
Galeri Foto VAMPIRES SUCK:
Parodi Vampir
03. THE SPY NEXT DOOR
Dulu, di tahun 1980-an, film-film Jackie Chan adalah jaminan hiburan segar. Karena itu banyak orang yang mengira THE SPY NEXT DOOR ini bakal setara dengan film-film Jackie Chan yang dulu. Sayangnya, harapan itu tak terpenuhi karena film yang satu ini sama-sekali tak menghibur. Sepertinya kendala bahasa dan penyutradaraan membuat film ini jadi terasa 'garing'. Tak ada chemistry di antara pemainnya sementara kisah yang ditawarkan juga bukan sesuatu yang baru.Baca resensi selengkapnya


THE SPY NEXT DOOR
04. FURRY VENGEANCE
Satu lagi film yang mencoba memancing tawa dari kesialan orang lain namun gagal menjadikannya sebuah lelucon yang segar dan tak terlihat bodoh. Brendan Fraser berhasil melakukannya dengan baik di film GEORGE OF THE JUNGLE tapi sepertinya kali ini formula yang sama tak terlalu berhasil untuk mengangkat pamor film yang mencoba mengusung isu kelestarian alam ini.Baca resensi selengkapnya


FURRY VENGEANCE
05. THE BOUNTY HUNTER
Mudah ditebak! Itu kesan yang tertangkap. Dari judul dan poster yang beredar saja sudah bisa diduga di mana titik kekuatan film ini. Celakanya lagi, sang sutradara ternyata juga tak terlalu piawai meracik bumbu untuk menjadikan film yang sudah gampang ditebak tadi jadi sesuatu yang layak ditonton. Pengembangan karakter tak berjalan sempurna sementara chemistry pun sepertinya tak terbentuk dengan baik. Akhirnya bakat akting para pemainnya pun terasa sia-sia belaka.Baca resensi selengkapnya


THE BOUNTY HUNTER
06. KILLERS
Yang satu ini gagal karena dua tokoh utamanya. Pertama Ashton Kutcher dan Katherine Heigl tak terlalu meyakinkan dalam membawakan peran mereka masing-masing. Kedua, chemistry di antara mereka pun tak terbentuk. Dari sini saja sudah tak mungkin bisa menggali kelucuan yang terjadi di antara sepasang suami istri yang jadi ide utama film ini. Hasilnya, rencana yang sudah matang itu pun gagal dalam eksekusi.Baca resensi selengkapnya


KILLERS
Galeri Foto KILLERS:
Jadi Target
07. THE LAST AIRBENDER
Mungkin kesalahan pertama studio adalah membiarkan M. Night Shyamalan menyutradarai film ini. Saat pertama muncul ide mengangkat serial AVATAR ke layar lebar, sambutan publik film sudah sangat positif namun sayangnya, sang sutradara membuat proyek ini gagal. Bukan hanya karena perubahan karakter Aang saja yang membuat banyak penonton jengkel tapi berbagai adegan yang muncul pun terasa tak logis. Untungnya dari sisi CGI, film ini tidak terlalu buruk.Baca resensi selengkapnya


THE LAST AIRBENDER
Galeri Foto THE LAST AIRBENDER:
Sensasi Avatar
08. TOOTH FAIRY
Mencoba peruntungan di ladang lain memang tak ada salahnya. Buktinya Dwayne Johnson bisa dibilang cukup sukses saat membintangi film RACE TO WITCH MOUNTAIN. Barangkali yang jadi masalah di sini adalah keterbatasan kemampuan akting Dwayne sendiri. Dwayne sepertinya belum mampu memerankan karakter yang lebih kompleks seperti dalam film TOOTH FAIRY ini sementara chemistry antara Dwayne dan Ashley Judd pun nyaris tak ada.Baca resensi selengkapnya


TOOTH FAIRY
09. LEGION
Menyia-nyiakan bakat akting! Paul Bettany bukanlah aktor yang tak bisa berakting dengan baik. Kalau Anda lihat beberapa film Paul sebelumnya, Anda akan tahu kalau aktor ini memang punya sesuatu yang bisa dibanggakan. Sayang kalau ia harus bermain dalam film yang sama sekali tak memerlukan kemampuan berakting seperti yang satu ini. Bukan hanya itu, cerita yang ditawarkan juga memiliki banyak celah logika yang membuat penonton jadi merasa 'tak nyaman'.Baca resensi selengkapnya


LEGION
10. CASE 39
Mencoba mengangkat pamor film horor dari status B Movie dengan memasang sederet nama besar sepertinya adalah ide awal Christian Alvart yang menjadi sutradara film ini. Mengejutkan memang saat melihat nama Renee Zellweger, Jodelle Ferland, Bradley Cooper, dan Ian McShane disebut sebagai pendukung film horor seperti ini. Sebenarnya cita-cita Alvart ini bisa saja tercapai kalau saja ia sedikit jeli dalam penulisan naskah.Baca resensi selengkapnya


CASE 39

10 Animasi Film Terbaik tahun 2010

KapanLagi.com - Tiap tahun, Hollywood selalu mengedarkan ratusan film ke berbagai teater di seluruh penjuru bumi. Sebagian sampai ke Indonesia dalam tahun yang sama, sementara tak jarang pula kita harus menunggu sampai tahun berikutnya untuk bisa menikmati film-film 'bule' ini. Sayang memang namun berbagai pertimbangan memang membuat tak semua film diimpor ke negeri kita. Dari sekian banyak film yang diedarkan sepanjang tahun 2010 ini, sebagian layak mendapat dua jempol sedangkan beberapa yang lain mungkin sama sekali tak menawarkan apa pun. Baik dan jeleknya sebuah film memang sangat bergantung pada selera tapi terlepas dari itu, KapanLagi.com mencoba menyajikan sepuluh judul film yang rasanya pantas mendapat julukan film terbaik tahun ini. Siapa saja mereka? Simak saja daftar berikut ini.(kpl/roc)
01. TOY STORY 3
Sekali lagi Woody dan kawan-kawannya membuktikan kesaktian mereka. Meski sudah dua kali diproduksi namun sepertinya TOY STORY masih belum kekeringan ide. Bagian ketiga ini terasa masih fresh dengan ide cerita yang memang sedikit mellow. Mengangkat tema yang akrab dengan kehidupan sehari-hari, TOY STORY 3 ini sepertinya memang layak dapat penghargaan sebagai film terbaik tahun ini. Bukan hanya dari sisi cerita, animasi dan pengisian suara pun benar-benar ciamik. Meski harus berkompetisi ketat dengan beberapa film animasi lain, rasanya tak berlebihan kalau menempatkan TOY STORY 3 ini di puncak tangga. Baca resensi selengkapnya


TOY STORY 3
02. THE SOCIAL NETWORK
Biopic memang tak mudah dibuat. Banyak faktor yang membuat film dari genre ini jadi cenderung membosankan, tapi tidak yang satu ini. Kenapa? Banyak faktor yang membuatnya jadi sebuah tontonan yang menarik. Pertama jelas karena pamor Facebook sementara faktor-faktor lain yang lebih ke arah kualitas filmnya sendiri ternyata juga sama sekali tak mengecewakan. Kisah hidup Mark Zuckerberg sendiri memang menarik untuk disimak tapi itu tak akan mampu menjadikan THE SOCIAL NETWORK ini salah satu film terbaik tahun ini kalau bukan karena beberapa hal seperti penyusunan naskah, penyutradaraan dan tentu saja akting para pendukungnya, terutama Jesse Eisenberg dan Justin Timberlake, yang memang memuaskan.Baca resensi selengkapnya


THE SOCIAL NETWORK
03. INCEPTION
Kalau Anda bertanya, apa yang membuat INCEPTION jadi film yang begitu fenomenal di tahun ini, jawabnya bisa bermacam-macam. Ada yang mengatakan kalau ini karena pamor Christopher Nolan sementara yang lain mungkin terpikat karena ide ceritanya yang memang fresh. Terlepas dari itu, INCEPTION memang punya perpaduan yang pas. Selain didukung aktor dan aktris kelas wahid, film ini juga punya cerita yang memang menarik. Tak percuma rasanya kalau Nolan 'memendam' kisah ini selama hampir sepuluh tahun. Film yang satu ini memang mantap!Baca resensi selengkapnya


INCEPTION
04. TANGLED
Formula film untuk keluarga memang masih bisa dijual dan Disney tahu persis bagaimana meracik sebuah film yang layak ditonton sekeluarga. Dengan konsep yang cukup sederhana dan kisah lama yang dibalut dengan sentuhan baru, jadi sudah sebuah tontonan yang menarik. Tapi bukan itu saja yang membuat TANGLED ini jadi film yang bisa masuk kategori film terbaik tahun ini. Animasi yang halus dan pengisi suara yang mantap juga jadi salah satu kunci keberhasilannya. Satu lagi film animasi yang layak jadi tontonan buat seluruh keluarga.Baca resensi selengkapnya


TANGLED
05. THE GHOST WRITER
Judulnya memang seram namun jangan dikira bakal ada hantu dalam film ini, atau setidaknya bukan dalam artian harfiah. Saat mendengar nama Pierce Brosnan dan Ewan McGregor disebut sebagai pemeran utamanya saja sudah hampir bisa dipastikan bahwa THE GHOST WRITER ini bakal jadi tontonan yang memuaskan. Tak salah memang karena film yang mengangkat tema intrik politik ini memang menegangkan. Roman Polanski pun bukan sutradara sembarangan jadi layak kalau film ini berhasil mendapat acungan jempol.Baca resensi selengkapnya


THE GHOST WRITER
06. OCEANS
Dana yang besar, peralatan yang canggih dan tema yang pas memang tak bisa dijadikan jaminan sebuah film bakal berkualitas. Sentuhan artistik, visi dan dedikasi sang sutradara pun ikut menentukan hasil sebuah film. OCEAN ini contohnya. Dengan dana lebih dari 60 juta Euro dan mengambil lokasi syuting di 50 tempat berbeda dengan lama pengerjaan lebih dari empat tahun, ditambah lagi dengan dedikasi dan visi dari Jacques Perrin dan Jacques Cluzaud sebagai sutradara, hasilnya memang mengagumkan. Jarang ada film dokumenter yang bisa benar-benar mampu membuat penonton tak beranjak hingga film berakhir seperti OCEAN ini.Baca resensi selengkapnya


OCEANS
07. DESPICABLE ME
Meskipun DESPICABLE ME ini adalah usaha pertama Universal Studios membuat film animasi tapi hasilnya cukup memuaskan. Salah satu penyebabnya adalah keberanian sang penggagas dalam membuat konsep yang berbeda. Apa yang berbeda? DESPICABLE ME berani mengangkat tokoh antagonis sebagai karakter utama padahal film ini adalah film yang ditargetkan untuk keluarga yang notabene selalu terpaku pada konsep benar-salah dan baik-buruk.Baca resensi selengkapnya


DESPICABLE ME
08. HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 1
Memerankan karakter dalam serial HARRY POTTER jelas sudah bukan masalah buat Daniel Radcliffe, Rupert Grint, dan Emma Watson. Tiga pemeran muda ini memang sudah memerankan karakter mereka masing-masing sejak sepuluh tahun yang lalu. Jadi, soal akting sepertinya tak perlu lagi dibahas. Terlepas dari faktor akting, sektor-sektor lain pun nyatanya sama sekali tak mengecewakan. Mulai dari keputusan memenggal bagian terakhir ini menjadi dua bagian, penyutradaraan sampai divisi efek visual memang bekerja dengan efektif. Hasilnya, tontonan yang menghibur meski untuk mendapatkan kepuasan maksimal sepertinya kita harus bersabar sampai bagian kedua diputar.Baca resensi selengkapnya


HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 1
09. HOW TO TRAIN YOUR DRAGON
Membuat visualisasi dari sebuah cerita yang sudah ada memang relatif mudah namun juga punya tantangan tersendiri. Untungnya, DreamWorks bukanlah pemain baru dalam urusan film animasi. Dengan cerita yang memang sudah solid dan animator yang tahu persis apa yang harus mereka lakukan, agaknya tak terlalu sulit untuk menghasilkan film animasi yang berkualitas. Ditambah lagi pemilihan aktor pengisi suara yang pas, lengkap sudah senjata yang disiapkan DreamWorks kali ini.Baca resensi selengkapnya


HOW TO TRAIN YOUR DRAGON
10. SHUTTER ISLAND
Kalau Anda memang pecinta film-film Hollywood, nama Martin Scorsese jelas bukan nama yang asing lagi. Hasil karya sutradara yang satu ini memang selalu mengagumkan dan SHUTTER ISLAND ini juga bukan pengecualian. Diawali dengan pemilihan materi yang tepat kemudian merekrut penulis naskah yang andal pula menjadikan pondasi dari film ini cukup kokoh. Selanjutnya, Scorsese tinggal menuangkan visinya lewat para aktor pilihan yang memang bermain apik dalam film ini.Baca resensi selengkapnya


SHUTTER ISLAND

Penjualan Kinect Lewati Angka 8 Juta Unit



Kamis, 6 Januari 2011 - 11:18 wib

Ahmad Taufiqurrakhman - Okezone


Foto: www.skuggen.com

LAS VEGAS - Microsoft mengumumkan kalau mereka sampai saat ini telah menjual lebih dari 8 juta unit perangkat sensor gerak untuk Xbox, Kinect.

Nampaknya penjualan dari Microsoft Kinect masih terus memanas, semenjak mereka mengumumkan kalau telah menjual 2,5 juta perangkat Kinect dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Demikian seperti yang dikutip dari Mashable, Kamis, (6/1/2011).

CEO Microsoft Steve Ballmer mengumumkan pencapaian perusahaannya tersebut ketika menjadi keynote speaker di acara Consumer Electronics Show (CES) 2011 di Las Vegas, Nevada, yang berlangsung 6-9 Januari 2011.

Ballmer juga mengungkap mengenai sebuah fitur baru bernama 'Avatar Kinect' yang membolehkan pengguna mengendalikan avatar mereka melalui kamera sensor gerak Kinect.

Dia menambahkan kalau layanan Netflix dan Hulu Plus juga akan hadir untuk Xbox 360 pada musim semi 2011.

Kinect adalah perangkat kendali gerak yang dapat digunakan untuk game motion sensor, yang diproduksi oleh Microsoft untuk platform Xbox 360. Perangkat ini diluncurkan pertama kali pada 4 November 2010.